ABRAKADABRA !
ABRAKADABRA
Kali ini saya benar-benar tersihir oleh sebuah MANTRA. Bukan mantra abrakadabra, melainkan sebuah mantra yang dilagamkan seorang solois hebat. Seorang penyanyi yang tadinya lagu hanya saya dengarkan di radio atau tv. Seorang seniman yang tadinya saya hanya tahu kalau dia jebolan sebuah acara kontes menyanyi populer yang ada di Indonesia. Saya ga pernah nyangka, kalo jebolan ajang kontes bisa melahirkan seniman yang jenius dan bisa 'menyulap' orang yang mendengarkannya.
Ya! Dialah Kunto Aji. Seorang penyanyi yang terkenal dengan rambut kribo nya. Yang suaranya 'renyah' dan adem menyejukkan relung hati.
Saya diberi tantangan untuk mendengarkan seluruh lagu yang ada di Album 'MANTRA' yang menjadi karya kunto aji. Lagu pertama yang saya dengarkan adalah sebuah lagu sederhana berjudul 'Sulung'. Deg! Itu perasaan pertama saya. Lirik awalnya sangat sederhana...
"Cukupkanlah..
Ikatanmu..
Relakan yang tak seharusnya untukmu.."
Lirik itu dihembuskan berkali-kali secara berulang. Mencoba masuk kedalam relung hati setiap telinga yang mendengarkannya. Terus berulang-ulang. Hingga di akhir...
"Yang Sebaiknya Kau Jaga..
Adalah...
Dirimu Sendiri....."
Gilak memang itu lagu! Bagi saya pribadi, cukup menampar saya. Dan benar apa kata kunto aji, terkadang kita terlalu takut kehilangan sesuatu yang sebenarnya memberikan efek kurang baik bagi kita. Kita selalu takut kehilangan bahkan sebuah moment yang sebetulnya tidak terlalu penting untuk kita. Bahkan kita sering melupakan dan meninggalkan orang yang lebih penting sebenarnya untuk kita.
Lewat lagu itupun, saya disadarkan bahwa sayang harus mendahului kebaikan untuk diri saya sendiri sebelum orang lain. Saya harus menghargai diri saya sendiri. Saya harus jaga hati saya sendiri. Karena jika kita mampu menjaga hati kita, malam kita akam mampu menjaga yang lainnya. Menghargai yang lainnya.
Dalam sebuah wawancara dengan Najwa Shihab di akun youtubenya, banyak sekali kalimat inspiratif yang diutarakan seorang kunto aji. Sehingga membuat saya menjadi lebih kuat menghadapi kenyataan yang semesta berikan. Kunto menyarankan kita untuk 'REHAT' sejenak.
"Tenangkan hati...
Semua ini bukan salahmu.."
Terkadang saat semesta tak berpihak pada kita, kita sering merasa ini semua salah kita. Salah pilihan yang telah kita pilih dulu. Padahal jauh dari itu, tugas kita sebagai manusia hanya berusaha. Hasilnya hanya semesta yang menentukan. Biarkanlah semesta bekerja.
Dear Kunto Aji. Kamu jenius!
Terima Kasih untuk Karyamu.


Komentar
Posting Komentar